Sen. Nov 19th, 2018

Permohonan Maaf Pengurus The Jakmania atas Kerusuhan di SUGBK

JAKARTA, NASIONALPOS – Pengurus Pusat (PP) The Jakmania meminta maaf atas kerusuhan yang terjadi pada laga antara Persija Jakarta dan Sriwijaya FC, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Jumat (24/6/2016).

Pertandingan Persija kontra Sriwijaya FC di SUGBK terhenti pada menit ke-81. Hal itu disebabkan oleh kericuhan yang dilakukan oleh sekelompok oknum suporter tuan rumah.

Aksi pendukung Persija, The Jakmania, kala timnya dijamu Arema Cronus di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada 28 November 2015.
Aksi pendukung Persija, The Jakmania, kala timnya dijamu Arema Cronus di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada 28 November 2015.

Kericuhan suporter itu tak hanya terjadi di luar SUGBK, tetapi juga di dalam stadion. Bahkan, kericuhan mengakibatkan korban jiwa dari pihak kepolisian.

Atas kejadian tersebut, PP The Jakmania pun merilis pernyataan resmi. Mereka menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang dirugikan, dan berjanji untuk tidak mengulangi tindakan serupa.

“Kami dari Pengurus Pusat The Jakmania memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Persija Jakarta, pemain Persija, Sriwijaya FC, Singa Mania (dan kelompok pendukung Sriwijaya FC lainnya), serta pihak kepolisian dan seluruh masyarakat Jakarta atas ketidaknyamanan ini,” demikian pernyataan PP The Jakmania pada Sabtu (25/6/2016).

The Jakmania pun tidak menutup diri untuk menerima kritik, masukan, ataupun arahan dari pihak-pihak lain. Mereka juga siap mendengarkan masukan dari tokoh masyarakat Jakarta untuk kemajuan sepak bola Ibu Kota.

“Untuk semua The Jakmania, kami harap menahan diri dari segala bentuk provokasi, menahan emosi dan juga bersikap bijak, termasuk di dunia maya. Ini saatnya kita introspeksi diri, dan kembali berada di jalur yang terorganisir.

”Kami turut berduka cita atas korban jiwa yang terjadi dari segala pihak dan juga bersimpati dengan semua korban luka-luka yang ada,” cetus Jakmania.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mempunyai rencana untuk menghentikan Kejuaraan Sepak Bola Torabika (TSC) 2016 untuk sementara waktu.

Selain itu, kerusuhan di SUGBK juga mendapatkan sorotan tajam dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, The Jakmania yang memicu kerusuhan telah merusak citra Persija.

(kompas.com)

806 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!