Sen. Nov 12th, 2018

Djarot: Setiap Tahun, Pendatang Baru yang ke Jakarta Setelah Lebaran Bisa 50 Ribu Orang

JAKARTA, NASIONALPOS – Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat serius mengingatkan warga yang mudik untuk tidak membawa sanak saudara ke Jakarta. Djarot mengatakan pertumbuhan penduduk di Jakarta setiap tahunnya bukan karena kelahiran melainkan urbanisasi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat berbincang dengan warga yang akan berangkat mudik, Junat (1/7/2016).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat berbincang dengan warga yang akan berangkat mudik, Junat (1/7/2016).

“Hampir setiap tahun itu pendatang baru yang tercatat antara 45.000 sampai 50.000 orang loh ya. Belum lagi yang belum tercatat, oleh sebab itu kita berpesan kepada pemudik, saat pulang jangan bawa teman-teman,” ujar Djarot di Parkir Timur Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2016).

Meski demikian, Djarot mengatakan Jakarta tetap terbuka kepada pendatang yang memiliki keterampilan untuk mengadu nasib. Usai Lebaran nanti, Pemerintah Provinsi DKI biasanya akan melakukan bina kependudukan terhadap pendatang baru.

Penduduk baru harus melapor kepada RT dan RW dalam rentang waktu 6 bulan.

“Jadi saya setuju, Jakarta ini adalah kota yang terbuka. Ibu Kota negara memang harus terbuka bagi siapa saja. Tetapi bukan terbuka tanpa kontrol loh,” ujar Djarot. (Baca: Pendatang Baru Dicemaskan, tetapi Terus Dibutuhkan)

(KOMPAS.com)

38,645 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!