Sen. Nov 12th, 2018

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama Diminta Tindak Tegas Kepada Kepala Dinas Penataan Kota Provinsi DKI Jakarta

Jakarta, Nasionalpos.com (26/08/2016) — Adanya dugaan Bangunan yang Izinnya Peruntukan Rumah Tinggal ternyata di lapangan menjadi RUKO yang berlokasi di Jl. E Blok G No. 189, Rt.015, Rw.008, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Dengan permasalahannya melanggar ketentuan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan GSB (Garis Sepadan Bangunan) yang tidak sesuai dengan ketentuan yang diterbitkan oleh pemerintah.

Parahnya sampai sejauh ini dinas pengawasan bangunan setempat tidak mengambil tindakan mulai dari bangunan nol sampai bangunan jadi siap dijual tidak adanya tindakan di lapangan, apakah pemilik rumah tersebut adanya idikasi KKN bersama dinas terkait?

Untuk memperjelas tentang maraknya bangunan mewah yang melanggar Perda No.7 Tahun 2010 tentang Bangunan, UU No. 26 Tahun 2007 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan dan Gedung di Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, sejumlah kalangan meminta kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta untuk segera melaksanakan sidak ke wilayah.

Bila benar menjamur bangunan mewah yang melanggar IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan GSB (Garis Sepadan Bangunan) yang sudah ditentukan oleh pemerintah di kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, jelas melanggar Perda dan mengurangi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemprov DKI Jakarta, jadi bangunan yang melanggar ketentuan izin mendirikan bangunan (IMB) dan GSB yang dikeluarkan oleh pemprov DKI Jakarta sedianya Gubernur DKI Jakarta segera membawa alat berat seperti beko untuk meratakan bangunan tersebut dengan tanah, jangan rumah masyarakat kecil yang selalu dibumi hanguskan dengan alat berat, ucap ahmad sebut saja namanya begitu salah seorang warga pasar ikan luar batang yang rumahnya sudah diratakan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Tegakkan Hukum tanpa adanya diskriminasi, kalau rumah masyarakat kecil yang bersalah langsung ditindak tegas, tapi kalau rumah mewah orang kaya yang salah selalu dibiarkan. Maka kami minta Gubernur DKI Jakarta jangan pilih kasih, segera tindak bangunan mewah yang sengaja melanggar IMB dan GSB di seputar kelurahan pejagalan, pungkasnya.

Guna menghindar pemberitaan sepihak, sudah berulang kali nasionalpos.com dan menyurati Dinas Penataan Kota Pemprov DKI Jakarta untuk meminta komfirmasi namun upaya wartawan selalu kandas, karena yang bersangkutan tidak pernah berhasil ditemukan di ruangan kerjanya. (Bkf-Red)

693 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!