Sen. Nov 19th, 2018

LEGISLATIVE TANJUNGBALAI MERASA DILECEHKAN OLEH PIHAK EXECUTIVE

Nasionalpos.com – Tanjungbalai,( Jumat ) 07/10/2016. Untuk kesekian kalinya DPRD Tanjuugbalai kembali merasa dilecehkan oleh pihak Pemko Tanjungbalai dalam Sidang Jawaban Walikota Terhadap Pandangan Fraksi – fraksi DPRD tentang Laporan Nota Pengantar keuangan  Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelanksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) kota Tanjungbalai tahun anggaran 2015.

Foto : suasana dalam sidang legislative dilecehkan pihak executive
Foto : suasana dalam sidang legislative dilecehkan pihak executive

Pada selasa ( 04/10/2016 ) Wakil Walikota pada saat menyampaikan Laporan Nota Pengantar Keuangan  Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelanksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) kota Tanjungbalai tahun anggaran 2015 telah mendapat kesan tidak disiplin dan anggota DPRD telah merasa dilecehkan. Menurut undangan pada hari itu ( selasa –red ) seyogianya Sidang dimulai pada pukul 9.30 wib, namun karena keterlambatan kehadiran Wakil Walikota Drs Ismail maka akhirnya Sidang baru dapat dimulai pada pukul 11.30 wib seperti kata Teddy Erwin dari fraksi PKB pada saat itu.

Namun pada sidang hari kamis ( 06/10/2016 ), para wakil rakyat kembali merasa kecewa dan merasa dilecehkan oleh pihak executive , yang mana seharusnya Jawaban Walikota Terhadap Pandangan Fraksi – fraksi DPRD tentang Laporan Nota Pengantar keuangan  Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) kota Tanjungbalai tahun anggaran 2015 seharusnya disampaikan langsung oleh Walikota bukan diwakilkan.

Foto : Syarial Bhakti ketika dikonfirmasi diruang fraksi PKB
Foto : Syarial Bhakti ketika dikonfirmasi diruang fraksi PKB

Tak ayal, sidang menuai kritikan dari para anggota dewan terhormat. Suasana sempat gaduh dan akhirnya sidang di skor untuk beberapa saat guna memberikan kesempatan kepada para ketua fraksi untuk melakukan lobby – lobby . Dan akhirnya tercapai suatu kesepakatan bahwa apa yang terjadi tidak melanggar undang undang. Namun secara etika kurang baik.

Rasa kecewa para wakil rakyat tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya kata ketua fraksi PKB Drs Syahrial Bhaksi SH,:ketika dikonfirmasi mengatakan “menurut informasi yang diterima para anggota dewan bahwa sehari sebelumnya, ( Rabu, 05/10/2016 – red ) Walikota masih sempat menghadiri kegiatan pemberian bantuan pada lansia, berkunjung kerumah Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang dan kemudian menerima audensi panitia konfrensi PWI Tanjungbalai..Dan itu terlihat pada media sosial.Mengapa ketika menyampaikan Jawaban beliau tidak bisa hadir dan diwakilkam pada wakilnya ? Ini yang dianggap melecehkan anggota dewan”. Demikian kata Syahrial.. Harapan para anggota dewan hal serupa kiranya tidak terulang kembali pada masa-masa yang akan datang. ( S T H – L J )

657 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!