Sen. Nov 12th, 2018

POLISI AMANKAN SEORANG KURIR NARKOBA

NASIONALPOS – Tanjungbalai,Kamis 03/11/2016. Polisi Sat Res Narkoba kembali mengamankan seorang pelaku Narkoba diwilayah hukum Polres Tanjungbalai,Sumatera Utara. Tersangka adalah HARIONO Alias ONO ,usia 29 Thn seorang buruh alamat MOJOKLANGGRULOR 4/3 RT/RW 005/002 Kel MOJO Kec GUBEK Kota SURABAYA.

FOTO : POLISI AMANKAN SEORANG KURIR NARKOBA
FOTO : POLISI AMANKAN SEORANG KURIR NARKOBA

Tersangka diamankan dari dalam kamar No 29 Hotel Ananda Jln MT Haryono Kel Karya , Kec Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai. Tersangka diamankan pada hari sabtu ( 29 oktoner 2016 ) sekira pukul 14.00  bersama barang bukti 1( satu ) bks plastik berlakban berwarna coklat berisi diduga  Narkotika jenis Heroin/Morfin dengan berat kotor/bruto 1000 gram, 1 ( satu ) bks plastik berlakban berwarna coklat berisi serbuk kristal diduga Narkotika jenis Shabu dengan berat bruto 500 gram, uang tunai Rp 900.000, 1 ( satu ) buah KTP A/N Hariono alias Ono,  1 ( satu ) unit Handphone merek Nokia warna Biru, 1 ( satu ) unit Handphone merek Advan warna putih, 1 ( satu ) unit Handphone merek Nokia warna hitam,

Pelaku  disangkakan melanggar pasal 14 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) dari Undang Undang Republik Indonesai No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal hukuman 5 tahun penjara, maksimal seumur hidup/hukuman mati.

Barang bukti Narkotika Morfin/Heroin dan Shabu tersebut ditemukan didalam kamat Hotel Ananda No 29  persisnya diatas meja dimana tersangka juga didalam kamar tersebut yang rencananya barang bukti tersebut akan dibawa  ke jakarta dengan menumpang bus penumpang.

Menurut  pengakuan tersangka bahwa tersangka disuruh oleh seorang laki-laki bernama Acong bertempat tinggal di Jakarta untuk menjemput Narkotika jenis Heroin dan Shabu tersebut dikota Tanjungbalai dari seorang laki-laki  yang tidak dikenal tersangka dan rencananya Narkotika jenis Heroin dan Shabu tersebut akan dibawa ke Jakarta kembali dengan imbalan berupa uang sebesar Rp 15.000.000 ( lima belas juta Rupiah ) akan tetapi yg sudah diserahkan Sdra Acong  baru sebesar Rp 5.000.000 ( lima juta Rupiah) dan apabila Narkotika tersebut sudah berhasil dibawa ke Jakarta maka upah uang kekurangan Rp 10.000.000  ( sepuluh juta Rupiah ) akan diberikan Acong kepada  tersangka, dan atas pengakuan tersangka sudah dua kali disuruh Sdra Acong untuk menjemput Narkotika dari Tanjungbalai untuk dibawa kembali ke Jakarta yg pertama kali sekira bulan Agustus tahun 2016  dengan imbalan yg sama. ( S T H )

678 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!