Sen. Nov 12th, 2018

Tangerang Anggarkan Rp 93 Miliar untuk Tangani Banjir

Tangerang, nasionalpos.com – Pemerintah Kota Tangerang, Banten, menyiapkan anggaran khusus pada 2017 untuk memaksimalkan penanganan banjir.

“Untuk penanganan banjir dan genangan di Kota Tangerang pada 2017 telah dianggarkan dana Rp 93 miliar,” kata Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin di Tangerang, Selasa (22/11/2016).

Banjir masih melanda perumahan Total Persada di Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Selasa (15/11/2016). Kedalaman banjir masih sekitar dua sampai tiga meter di beberapa titik.
Banjir masih melanda perumahan Total Persada di Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Selasa (15/11/2016). Kedalaman banjir masih sekitar dua sampai tiga meter di beberapa titik.

Ia mengatakan anggaran tersebut tercatat dalam nota keuangan tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang tahun anggaran 2017 dan sudah disampaikan kepada DPRD untuk dibahas dan ditetapkan menjadi perda.

Adapun sasaran penanganan banjir pada 2017 di Tangerang yakni pembangunan turap, normalisasi sungai, peningkatan pembangunan pusat-pusat pengendali banjir, pengerukan kali dan rehabilitasi atau peningkatan saluran drainase.

Pembangunan infrastruktur lainnya juga dilakukan, seperti jalan, jembatan serta drainase. Lalu pembangunan gorong-gorong di 67 titik, tujuh pembangunan jembatan serta ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan.

“Fokus anggaran tetap pada pelayanan dasar. Karena, masalah banjir misalnya masih menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan saat ini,” ucap Sachrudin.

Kepala Bidang SDA Pemkot Tangerang, Taufik Syahzaeni mengatakan, sejumlah program telah dan akan diselesaikan pada 2016 dalam mengatasi banjir, di antaranya penanganan kali Ledug, Situ Bulakan dan Kali Sabi untuk wilayah barat.

Untuk wilayah tengah dan timur dilakukan normalisasi Kali Angke dan Cisadane. Kemudian dibuat juga kolam retensi, sumur imbuhan dan saluran pembuangan, penuran dan rehabilitasi tanggul, pembangunan longstorage di Kali Ledug serta penyediaan pompa air.

Pembenahan sistem tata air di perumahan dilakukan dengan pembangunan dan rehabilitasi embung di sejumlah titik, penyediaan alat berat dan perahu sampah, pengerukan dan pembersihan sungai, menyiagakan 86 rumah pompa dan 100 pintu air dan menyiapkan personel lapangan yang dilengkapi sarana prasarana hingga percepatan pembebasan lahan Kali Angke dan pembangunan promade Cisadane.

(kompas.com)

608 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!