Sen. Nov 19th, 2018

FPI Minta Polisi Tidak Tebang Pilih

JAKARTA, NasionalPos – Kinerja aparat kepolisian menjadi sorotan publik. Pihak kepolisian dinilai cenderung pandang bulu dalam menangani kasus. Seperti dilontarkan Front Pembela Islam (FPI) yang meminta polisi tidak tebang pilih.

Habib Rizieq dan Munarman

Permintaan FPI itu disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto kepada media di di Mabes Polri, Senin (16/1/2017).

“FPI juga meminta polisi jangan tebang pilih,” ujar Rikwanto.

Menurut Rikwanto, FPI menilai Polri cepat menangani kasus yang melibatkan FPI namun lamban menangani kasus lain. Untuk itu, Polri akan mempelajari laporan FPI tersebut.

“Kami akan pelajari itu, jadi ada kasus yang menimpa korban FPI itu diduga lambat pengamanan. Kalau GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) soal pembakaran dan ada beberapa kasus yang lain cepat sekali ditangani,” tutur Rikwanto.

Selain itu, Rikwanto juga menyatakan FPI meminta Polri untuk tidak berpolitik.

“FPI juga minta kepolisian tidak berpolitik. Mereka menduga polisi seperti bermain politik,” ujar Rikwanto.

Namun, Rikwanto tidak menjelaskan secara rinci dugaan kegiatan politik apa yang dimaksud oleh FPI. Menurutnya, permintaan itu juga disampaikan oleh FPI saat demo di depan gedung Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri.

Untuk diketahui, FPI berseteru dengan GMBI pasca pemeriksaan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Polda Jawa Barat. Dua ormas itu sempat bentrok hingga menimbulkan korban luka-luka.

Terkait kisruh pekan lalu itu. Polri akan mempelajari penyebab dan faktor yang mendasari bentrokan.

Dalam aksi sekitar lima ribu massa di depan Mabes Polri, FPI menganggap Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Anton Charlian telah membiarkan dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh GMBI kepada FPI. Tudingan FPI ini lantaran Anton sendiri merupakan ketua dewan pembina GMBI.

Juru Biara FPI Munarman merupakan salah satu orang yang menjadi perwakilan dan sisanya merupakan anggota FPI yang berasal dari Jawa Barat. Mereka melaporkan dugaan tindakan kekerasan GMBI terhadap anggota FPI. Perwakilan FPI memberikan laporan dalam bentuk tulisan dan video rekaman. (rid)

541 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!