Sen. Nov 12th, 2018

Tiga Saksi Ahok Mangkir di Persidangan

JAKARTA, NasionalPos – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menganggap tim kuasa hukum terdakwa dugaan penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak komunikatif. Pasalnya, dari enam saksi terdakwa yang akan hadir, ternyata hanya tiga yang muncul di persidangan pada Selasa (17/1/2017).

Ketua Tim JPU Ali Mukartono mengaku sebenarnya sejak awal pihaknya telah membicarakan daftar nama saksi yang akan mereka hadirkan. Namun, tim kuasa Ahok hanya menghadirkan tiga saksi.

“Sebetulnya koordinasi awal sudah, tapi koordinasi akhir semestinya mereka yang berkoordinasi dengan kami. Yang perlu kan mereka,” ujarnya usai sidang di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (17/1/2017) seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.

Tiga saksi pelapor yang mangkir pemeriksaan adalah Ibnu Baskoro, Iman Sudirman, dan Asroi Saputra. JPU lantas mengajukan dua saksi fakta untuk menggantikan tiga saksi itu, yakni Yulihardi dan Nurcholis Madjid.

Humphrey Djemat, mewakili tim kuasa hukum Ahok, menyebut pengajuan dua saksi fakta oleh JPU tidak sesuai agenda sidang. Menurutnya, JPU harus terlebih dulu menyelesaikan pemeriksaan saksi pelapor, Selasa ini.

Lebih dari itu, Humphrey menuding saksi pelapor yang diajukan JPU telah bersekongkol. Ia menyebut kesaksian para saksi pelapor janggal.

“Kami minta semua diperiksa lebih dulu. Kelihatan jawaban pelapor di Palu dan yang di Jakarta sama sampai ke titik komanya,” tutur Humphrey.

Saksi pelapor dari Palu yang dimaksud Humphrey adalah Gus Joy Setiawan. Ia bersaksi di muka persidangan dua pekan lalu. Humphrey curiga, ada pihak yang mengatur para saksi pelapor memberikan keterangan serupa.

Sementara itu, usai persidangan Ahok langsung bergegas menuju mobilnya. Ia tak mengeluarkan komentar kepada pewarta. Ia berkata, akan melanjutkan agenda kampanye Pilkada DKI Jakarta, blusukan ke sejumlah kawasan. (boi)

612 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Share this product!