Kasus Maling Anggaran Proyek PJU Dinas Perindustrian dan Energi, Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Jakarta,NasionalPos — Jakarta Procurement Monitoring (JPM) resmi melaporkan dugaan korupsi pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Dinas Perindustrian dan Energi (DPE) DKI Jakarta ke Bareskrim Polri. Ketua JPM, Ivan Parapat mengatakan, kasus lampu PJU tersebut terindikasi merugikan keuangan negara hingga Rp 2,1 miliar. “Kami laporkan ke Bareskrim tanggal 27 Oktober 2017,” kata Ivan di Jakarta, Selasa (31/10). Menurut Ivan, alasan pelaporan mengacu pada UU Nomor 20 Tabun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Pertimbangan lainnya bahwa tindak pidana korupsi yang selama…

3,239 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Ini Deretan Penguasa Hiburan Malam Ibukota

Jakarta–Hotel Alexis yang selama ini dikenal sebagai ‘surga’ hiburan malam di Jakarta, resmi ditutup. Pemprov DKI Jakarta <http://www.tagar.id/tag/jakarta/> tak memperpanjang izin usaha hotel tersebut. “Kita mengambil keputusan untuk tidak meneruskan izin usaha bagi Alexis,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Senin (30/10). Alexis menjadi tempat hiburan malam terbesar ketiga yang ditutup oleh Gubernur DKI Jakarta. Sebelumnya tahun 2014, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok <http://www.tagar.id/tag/ahok/> menutup Miles dan Stadium, legenda hiburan malam Jakarta. Pasca ditutupnya Miles dan Stadium, Alexis menjadi primadona bagi pencari hiburan malam di Jakarta. Lantai…

1,766 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More

Tunjukkan Sebagai WN Taat Hukum, Rita Widyasari Kooperatif ke KPK

Jakarta – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari menjadi tersangka di KPK dan dijerat dengan pasal gratifikasi. Rita berjanji akan kooperatif. “Apapun itu saya minta maaf dengan seluruh rakyat Kukar, makasih dukungannya dan saya hormat dengan lembaga KPK, saya akan koorperatif mengikuti tahapan proses KPK,” kata Rita dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (28/9/2017). Kalimat tersebut merupakan akhir penggalan dari penjelasan panjang Rita mengenai kenaikan hartanya sebesar Rp 210 miliar di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2015. Rita menyatakan kenaikan yang signifikan dalam laporan itu dikarenakan ketidaktahuannya mengenai apa yang…

1,452 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Read More