Jum. Agu 17th, 2018

Bupati Ngada, Cagub NTT Diusung PDIP Jadi Tersangka KPK

Nasionalpos.com, Jakarta – Bupati Ngada Marianus Sae yang juga bakal calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Minggu (11/2/2018).

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan menyatakan penetapan tersangka Marianus setelah dilakukan pemeriksaan dan gelar perkara.

“Setelah pemeriksaan dan gelar perkara, KPK meningkatkan status ke tahap penyidikan dan menetapkan dua tersangka. Pertama, diduga sebagai penerima, MSA, yang merupakan Bupati Ngada 2015-2022 dan kedua sebagai pemberi adalah WIU dari pihak swasta  (Wilhelmus Iwan Ulumbu Dirut PT Sinar 99 Permai),” jelas Basaria di gedung KPK, Jakarta, Senin (12/2/2018).

Untuk itu, Marianus dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU 20 Tahun 2001.

Sementara WIU disangkakan pasal 12 huruf a atau b, atau Pasal 11 UU 31 1999 yang diubah dengan UU 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Basaria menjelaskan, Marianus menerima suap dari Wilhelmus terkait sejumlah proyek jalan di Kabupaten Ngada senilai Rp 54 miliar.  Marianus menjanjikan proyek-proyek jalan tersebut dapat digarap oleh Wilhelmus Iwan Ulumbu.

Dalam OTT tersebut, KPK menangkap lima orang. Yakni, MSA, ATS (Ketua Tim Penguji Psikotes Cagub NTT), DK (ajudan Bupati), WIU, PP (pegawai BNI cabang Gajawa, Ngada).

Diketahui Marianus merupakan bakal calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia maju Bersama Emilia J Nomleni, yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).  ( )

403 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!