Jum. Sep 21st, 2018

Direksi Pertamina Tambah ‘Gemuk”

Nasionalpos.com, Jakarta – Struktur organisasi PT Pertamina (Persero) semakin ‘gemuk’. Hal itu menyusul keputusan Pemerintah untuk melakukan perubahan nomenklatur Direksi PT Pertamina.

Keputusan Pemerintah itu sendiri tertuang dalam surat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina dengan Nomor: SK-39/MBU/02/2018, tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, dan Pengalihan Tugas Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina, tertanggal 09 Februari 2018.

“Perubahan nomenklatur Direksi merupakan keputusan Kementerian BUMN selaku Pemegang Saham, dengan mempertimbangkan perkembangan bisnis migas ke depan,” jelas VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito dalam siaran persnya, Selasa (13/2/2018).

Menurutnya, perubahan nomenklatur tersebut dilakukan seiring dengan perkembangan jaman. Pemegang Saham mengharapkan Pertamina dapat lebih fokus dalam mengembangkan pelayanan migas kepada publik.

Salinan Keputusan Menteri BUMN tersebut telah diserahkan oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Hary Sampurno kepada jajaran Direksi Pertamina di Lantai 6, Gedung BUMN,

Berdasarkan keputusan Rapat umum Pemegang Saham (RUPS), perubahan nomenklatur berupa Perubahan Direktur Pemasaran menjadi Direktur Pemasaran Ritel. Selain itu, menetapkan Penambahan nomenklatur Direktur Pemasaran Korporat dan Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur. Serta, meniadakan Direktur Gas.

RUPS juga memberhentikan Yenni Andayani selaku Direktur Gas.

Adapun jajaran Direksi Pertamina saat ini adalah:

  1. Direktur Utama: Elia Massa Manik
  2. Direktur Keuangan: Arief Budiman
  3. Direktur Hulu: Syamsu Alam
  4. Direktur Pemasaran: Muchamad Iskandar
  5. Direktur Manajemen Aset: Dwi Wahyu Daryoto
  6. Direktur Pengolahan: Toharso
  7. Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko: Gigih Prakoso
  8. Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia: Ardhy N. Mokobombang
  9. Direktur SDM: Nicke Widyawati
  10. Plt Direktur Pemasaran Retail: Muchamad Iskandar (sampai diangkat pejabat definitif)
  11. Plt Direktur Logistik, Supply Chain, Infrastruktur: Nicke Widyawati (sampai diangkat pejabat definitif).

Sekedar informasi, perombakan jajaran direksi yang dilakukan Pemerintah dalam setahun ini sudah empat kali, yakni :

Pertama pada 16 Maret 2017, Rini Soemarno melakukan perombakan direksi Pertamina menyusul pemberhentian Dwi Sutjipto sebagai Direktur Utama Pertamina per 3 Februari 2017.

Saat itu, Rini melantik Elia Massa Manik sebagai pengganti Dwi dengan Surat keputusan Menteri BUMN No: SK-52/MBU/03/2017.

Kedua, pada Agustus 2017 Rini kembali mencopot Rachmad Hardadi dari jabatan Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia. Posisi Rachmad digantikan Ardhy N. Mokobombeng.

Selain itu, Rini juga mengangkat Gigih Prakoso sebagai Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko. Sebelumnya Gigih berada di Perusahaan gas Negara (PGN),.

Adapun susunan direksi Pertamina pada Agustus 2017 adalah:

  1. Direktur Utama: Elia Massa Manik
  2. Direktur Keuangan: Arief Budiman
  3. Direktur Hulu: Syamsu Alam
  4. Direktur Gas: Yenni Andayani
  5. Direktur Pemasaran: Muchamad Iskandar
  6. Direktur Manajemen Aset: Dwi Wahyu Daryoto
  7. Direktur Pengolahan: Toharso
  8. Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko: Gigih Prakoso
  9. Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia: Ardhy N. Mokobombang
  10. Direktur SDM: Dwi Wahyu Daryo

Ketiga, pada November 2017, Rini kembali merombak jajaran direksi dengan menempatkan Nicke Widyawati untuk mengisi posisi Direktur SDM di Pertamina yang sebelumnya masih dirangkap oleh Dwi Daryoto.

Sebelumnya, Nicke menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1 PT PLN (Persero). Pengangkatan Nicke berdasarkan Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina Nomor : SK-256/MBU/11/2017 tentang Pengangkatan Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina.

Keempat, pada Februari 2018 ini. Dimana, jumlah direksi membengkak menjadi 11 posisi. ( )

 

 

1,017 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!