Rab. Okt 17th, 2018

Ketua PN dan Hakim di Timika, Papua Diadukan ke KPK

Nasionalpos.com, Jakarta – Pengacara kayawan PT Freeport Indonesia, Haris Azhar melaporkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Timika, Papua Relly D Behuku dan Hakim Fransiskus Bautista beserta sejumlah hakim dan staf di Pengadilan Negeri (PN) Timika, Papua ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kedua hakim tersebut dilaporkan karena diduga menerima gratifikasi berupa sepetak rumah dan uang bulanan dari PT Freeport Indonesia.

Menurut Haris, Relly juga merangkap sebagai sebagai salah satu kontraktor di PT Freeport. Karena perannya itu, Relly diduga telah menerima uang bulanan dari PT Freeport.

Terkait dugaan itu, Haris menunjukkan beberapa bukti berupa potongan gambar data keanggotaan Relly dalam database PT Freeport, foto rumah dan keterangan dari beberapa saksi. Bukti-bukti itu sudah diserahkan kepada KPK.

“Kami kesini melaporkan dugaan gratifikasi. Untuk itu, Kami akan minta agar pimpinan PT Freeport diperiksa dan juga hakimnya diperiksa. Kami ada bukti dari database yang ada dalam PT Freeport. Jadi si Relly ini punya nomor induk karyawan 00800 sekian kalau dia tercatat sebagai kontraktor staf,” ungkap Haris.

“Tapi, bukti di database itu dihapus dan itu sudah diprediksi, makanya kami sudah foto. Kami sudah punya sejumlah saksi, kami sudah punya daftar whistleblower-nya yang siap memberikan kesaksian,” imbuhnya.

Sementara untuk Fransiskus Bautista juga diduga menerima gratifikasi berupa rumah yang berada di dalam kompleks PT Freeport Indonesia.

“Fransiskus Bautista yang juga jadi anggota majelis hakim itu juga tinggal di perumahan milik PT Freeport, perumahan Timika Indah di Timika. Ini juga yang kami anggap pelanggaran,”tukas Haris.

Selain itu, Haris juga melaporkan enam orang dari PN Timika dan tiga orang petinggi PT Freeport Indonesia ke KPK. Sehingga total sembilan orang telah dilaporkan Haris ke KPK dalam kasus ini.

Sayangnya Haris masih merahasiakan nama-nama petinggi Freeport yang dilaporkan ke KPK. “Yang penting sekarang KPK diharapkan menindaklanjuti laporan kami,” kata Haris. ( )

 

382 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!