Jum. Sep 21st, 2018

Novel Pulang, Abraham Minta Dibentuk TGPF

Nasionalpos.com, Jakarta – Mantan Ketua Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) tak yakin kasus penyiranan air keras terhadap Novel Baswedan akan tuntas. Untuk itu, Abraham meminta agar Pemerintah membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus tersebut.

“Waktu sepuluh bulan itu tidak singkat, tapi lama, waktu yang digunakan aparat untuk menyelesaikan kasus Novel. Tapi kita lihat, penyerang Novel belum juga ditemukan,” ujar Abraham di gedung KPK, Kamis (22/2/2018).

Menurutnya, TGPF satu-satunya jalan untuk menemukan pelakunya. Jika tidak, maka kasus Novel tidak akan pernah terungkap sebagaimana kasus-kasus penyerangan terhadap karyawan KPK dan aktivis antikorupsi yang sebelumnya pernah terjadi yang tidak pernah terungkap.

“Saya tidak yakin kalau tidak membentuk TGPF, maka kasus Novel ini berlalu begitu saja. Tidak pernah ditemukan pelakunya seperti pegawai dan aktivis lainnya yang mengalami seperti Novel,” tegasnya.

Novel sendiri telah kembali ke Tanah Air setelah menjalani perawatan selama sepuluh bulan lebih di salah satu rumah sakit mata di Singapura. Novel sudah menjalani satu kali operasi besar ditambah dengan operasi-operasi kecil terhadap kedua matanya.

Seperti diketahui, Novel sendiri mengalami kerusakan mata dan hampir buta setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada, 11 April 2017, lalu, di kawasan rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Meski sudah sepuluh bulan, namun kasusnya tak kunjung menemukan titik terang. Jajaran Kepolisian belum juga berhasil mengungkap siapa dalang maupun pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Padahal, pihak kepolisian sudah merilis sketsa dua terduga pelaku penyerangan itu. [ ]

527 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!