Sen. Sep 24th, 2018

Pemko Tanjung Balai berencana melanjutkan pembangunan rumah sakit tipe C yang terbengkalai

Nasionalpos.com,Tanjung Balai  —  Proses hukum kasus Pembangunan rumah sakit tipe C di jalan Kartini Kecamatan Datuk Bandar Tanjungbalai Sumatera Utara yang akhirnya menyeret mantan seorang Kadis dan seorang rekanan  menjadi tersangka.Pemerintah Kota Tanjungbalai berencana untuk melanjutkan  kembali pembangunan rumah sakit tersebut.

Mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Parlemen Jalanan ( Kopaja)  menyampaikan  aspirasi pada DPRD Kota Tanjungbalai yang diterima oleh komisi C yakni H. Taufik agustian azhar.  SE, Nariadi,  Zulkifli Suahaan. S Sos,  Hj Nessy Ariani SH, kamis ( 12/04/2018 ).

Menurut mahasiswa, pembangunan rumah sakit tipe C yang di bangun sejak Pemerintahan Walikota Sutrisno Hadi Sp.Og telah mengalami kerugian sebesar 1.7 milliar sesuai hasil audit BPK.

Atas  kerugian tersebut, pihak kejaksaan akhirnya mengamankan dua orang yakni seorang mantan kadis dan seorang pihak rekanan. Setelah itu Pemko Tanjungbalai  yang saat ini di pimpin oleh Walikota M. Syahrial. SH, MH bermaksud melanjutkan kembali rumah sakit tersebut dengan dana pinjaman pada pihak ketiga sebesar Rp 130 milyar.

Menurut komisi C bahwa rumah sakit tersebut dapat membantu penanganan
kesehatan masyarakat, sebab rumah sakit  Dr Tengku Mansyur yang ada saat
ini hanya dapat menampung pasien sebanyak 120 orang.

“Yang sangat di khawatirkan adalah tidak adanya rekanan lokal yang mampu melaksanakan  kegiatan tersebut”. ujar Hj Nessy.

bukanlah tanpa alasan. “Sebab selama ini proyek yang bernilai beberapa milyar saja sering terbengkalai. Namun secara pribadi saya juga setuju jika rumah sakit tipe C tersebut di lanjutkan pembangunannya karena menyangkut hajat hidup orang banyak.” pungkas Hj Nessy.

4,584 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!