Ketua DPR RI Ingat kan Pemerintah soal Ketahanan Pangan Nasional

Nasionalpos.com,Jakarta — Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan pemerintah untuk mampu menjaga ketahanan pangan nasional, salah satu cara yang bisa dilakukan yakni dengan memastikan ketersedian pangan yang ia sebut sebagai pangkal dari upaya mewujudkan ketahanan pangan. Di satu sisi Indonesia juga memiliki kekayaan sumber daya alam yang bisa menjadi faktor pendukung ketersediaan pangan.

“Modal utama dalam mewujudkan ketersediaan pangan adalah kekayaan sumber daya alam yang beragam, teknologi dan kemitraan strategis.  Ketersediaan pangan juga merupakan pangkal dari upaya mewujudkan ketahanan pangan,” ujar Bamsoet saat jadi pembicara dalam seminar bertajuk ‘Ketersediaan Pangan: Swasembada vs Import’ di Gedung BPK RI, Jakarta, Senin (21/5/2018).

Untuk itu, Politisi Golkar ini memaparkan ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, diantaranya dengan membangun penyediaan pangan yang berasal dari produksi domestik dan cadangan nasional.

“Untuk itu bisa dilakukan dengan meningkatkan produksi pangan dengan menggunakan sumber daya domestik secara optimal serta membangun cadangan pangan pemerintah pusat, daerah dan masyarakat yang kuat. Dan jika diperlukan merancang kebijakan impor secara cermat untuk memenuhi kebutuhan nasional tapi tidak berdampak terhadap pangan domestik, terutama kesejahteraan petani,” jelas Bamsoet.

Selain itu, pemerintah juga diingatkan agar mampu memberdayakan usaha pangan skala kecil yang menjadi ciri dominan pertanian Indonesia. Antara lain dengan mengintegrasikan dengan skala usaha menengah dan besar.

Hal lain seperti kapasitas petani dan teknolgi juga harus ditingkatkan. Sehingga jika hal tersebut dilakukan secara konsisten maka kedaulatan pangan tidak hanya menjadi angan-angan belaka.

“Meningkatkan kapasitas petani itu perlu, termasuk penerapan teknologi tepat guna, selain itu juga perlu mempromosikan pengurangan kehilangan pangan melalui pemanfaatan teknologi penanganan, pengolahan dan distribusi pangan,” pungkasnya. (dito)

2,394 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.