Nasionalpos.com, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan hanya ada sembilan calon legislatif dari Partai Hanura yang memenuhi syarat. Partai yang dipimpin Oesman Sapta Oddang (OSO) itu awalnya mendaftarkan 575 orang caleg.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra, mengatakan hampir seluruh caleg Partai Hanura dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). “Jumlah bakal caleh DPR ada dari Hanura yang memenuhi syarat pendaftaran, selebihnya tidak penuhi syarat. Sebelumnya, Hanura daftarkan dari 80 dapil pada 17 Juli lalu,” ungkap Ilham kepada wartawan di KPU, Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018).

Hal itu diketahui KPU setelah ada perubahan aturan teknis tentang pemeriksaan pendaftaran bakal caleg, KPU kembali meneliti berkas-berkas bakal caleg yang saat ini telah memenuhi syarat.

Menurutnya, penelitian ini berlaku untuk semua parpol dengan para bakal caleg yang telah memenuhi syarat pendaftaran. Data bakal caleg dari Hanura yang saat ini merupakan memenuhi syarat masih merupakan data sementara.

Terkait dengan itu, lanjut Ilham, maka KPU sudah memberikan berita acara kepada Hanura.

Bahkan, berkas perbaikan itu  sudah diambil kembali pada Kamis (2/8/2018) malam. Karena itu, Hanura dipersilahkan mengajukan gugatan sengketa pendaftaran bakal caleg ke Bawaslu.

KPU memastikan hanya Partai Hanura yang status perbaikan berkas pendaftaran bakal calegnya TMS. Sementara, berkas perbaikan pendaftaran bakal caleg dari 15 parpol nasional lain peserta Pemilu 2019 dinyatakan sudah memenuhi syarat.

Adapun penyebab status TMS berkas perbaikan tersebut, yakni form B1 tentang syarat pencalonan bakal caleg. Ilham mencontohkan form B1 itu tidak disertai foto dan alamat dari bakal caleg. Ilham menyebut kondisi ini bertentangan dengan peraturan KPU.

“Semua berkas perbaikan bakal caleg DPR dari Partai Hanura tidak memenuhi syarat. Akibatnya, perbaikan tersebut tidak diterima dan tidak bisa dilanjutkan ke tahapan selanjutnya,” jelas Komisioner KPU, Hasyim Asy’ari. (cep)