Sen. Okt 15th, 2018

DPR Didesak Bentuk Pansus Adu Domba Terkait Pidato Jokowi di Sentul

Nasionalpos.com, Jakarta – Pidato Presiden Jokowi yang meminta relawan untuk siap berkelahi dalam rapat umum dengan barisan relawan di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu siang (4/8/2018), menuai kecaman keras dari Solidaritas Alumni Universitas Indonesia (UI) Lintas Generasi yang menyebut pernyataan itu sebagai bentuk adu domba anak bangsa.

Kecaman itu dimuat dalam sebuah video pernyataan sikap berdurasi 2.52 menit yang beredar luas di sosial media. Solidaritas Alumni UI Lintas Generasi menegaskan bahwa pernyataan Jokowi di depan relawannya itu merupakan bentuk provokasi anak bangsa untuk berpecah belah. Sebagai seorang presiden, Jokowi tidak sepatutnya mengeluarkan pernyataan seperti itu.

“Hal itu melanggar sumpah presiden, yakni menjaga konstitusi dan dasar negara, khususnya sila ketiga persatuan Indonesia,” jelas salah seorang yang membacakan pernyataan sikap tersebut.

Lebih lanjut, mereka menyatakan, presiden dan elit politik harus mulai fokus memperbaiki kesejahteraan dan perekonomian rakyat ketimbang melakukan manuver pilpres yang merugikan rakyat. Termasuk, berupaya menciptakan perdamaian di tengah masyarakat yang sudah empat tahun terkoyak.

Selain itu, mereka juga meminta kepada DPR untuk segera membentuk panitia khusus adu domba untuk meluruskan pernyataan Jokowi itu.

“Sebab, pernyataan itu tidak mencerminkan presiden sebagai kepala negara,” tutup pernyataan Solidaritas Alumni Universitas Indonesia (UI) Lintas Generasi itu.

Seperti diketahui, dihadapan para relawannya, Presiden Jokowi meminta agar barisan relawan pendukungnya tidak mencari musuh. Namun harus siap bila harus terlibat dalam perkelahian.

“Jangan membangun permusuhan, jangan membangun ujaran kebencian, jangan membangun fitnah. Tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang lain. Tapi kalau diajak berantem juga berani,” kata Jokowi disambut tepuk tangan peserta rapat dalam pertemuan besar dalam rapat umum dengan barisan relawan di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu siang (4/8/2018).

Setelah berhenti sebentar, Jokowi melanjutkan.

“Jangan ngajak (berkelahi). Kalau diajak?” tanya dia ke arah relawan.

Merasa harus menjawab pertanyaan Jokowi, ribuan relawan yang hadir pun menjawab serempak: “Berantem!”. (smt)

 

1,577 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!