Sen. Okt 15th, 2018

Djafar Muchlisin Dipindah Anies Ke Dinas Lingkungan Tinggalkan Kasus Indikasi Salah Bayar RTH

Nasionalpos.com,Jakarta —  Kepala Dinas Kehutanan, Pemakaman, dan Pertamanan DKI Jakarta Djafar Muchlisin bakal dilaporkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kelebihan bayar yang mengarah pada kerugian keuangan negara. Pasalnya, pada tanggal 18 Juli 2017, Djafar Muchlisin telah membuat keputusan No.112/2017 tentang penetapan bentuk dan besar ganti rurgi sesuai hasil musyawarah kesepakatan harga tanah untuk ruang terbuka hijau (RTH) yang terletak di Jalan Mayjen Soetoyo, Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati Kota Administrasi Jakarta Timur.

Menurut Ketua Jakarta Procurement Monitoring (JPM) , Ivan Parapat, temuan kejanggalan tersebut sudah kami sampaikan kepada Kepala Dinas Kehutanan, Pemakaman, dan Pertamanan DKI Jakarta Djafar Muchlisin melalui surat. Namun surat yang kami layangkan tersebut tidak ada jawaban. Pada akhirnya Djafar Muchlisin dipindah ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta sebagai Wakil Kepala Dinas.

Ivan  Parapat mengatakan, kami tetap akan mencari kebenaran atas dugaan kasus kelebihan bayar yang mengarah pada kerugian keuangan negara. Bahkan bukan hanya itu saja, Djafar Muchlisin pun melakukan penyimpangan atau kejanggalan lainnya,” kata Ivan Parapat selaku Ketua JPM kepada Nasionalpos.com, Kamis (11/10/2018).

“Berdasarkan investigasi JPM. Ada kejanggalan dalam proses pembayaran, dimana penetapan harga yang dibayar diatas NJOP tahun 2017, hanya berdasar kesepakatan dua pihak, antara Kepala Unit Pengadaan Tanah Kehutanan selaku Kuasa Pengguna Anggaran (HM. Yuswardi) dengan pemilik tanah total harga Rp22.864.260.000,” pungkas Ivan . []

78 kali dilihat, 53 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!