Rab. Jun 19th, 2019

Rijal Calon Senator Jakarta Memilih Tahun Baru Bersama Korban Tsunami

Nasionalpos.com, Banten – Disaat sebagian besar warga Ibukota Jakarta menggelar acara menyambut  Tahun Baru 2019 di tempat-tempat wisata, calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Jakarta Rijal justru memilih berkumpul bersama para korban Tsunami di Pandeglang, Banten.

“Saya bersama rombongan kawan-kawan dari Kobar (Komando Barisan Rakyat) sejak kemarin Minggu (30/12/2018) sudah menginap di tempat pengungsian korban tsunami di Anyer. Dan, hari ini kami berkunjung ke Posko relawan RKI (Relawan Kemanusiaan Indonesia). Insha Allah malam tahun baru di Posko RKI bersama para korban,” tutur Rijal kepada nasionalpos.com di Posko RKI di kawasan di Labuhan, Pandeglang, Senin (31/12/2018).

Rijal bersama rombongan dan para relawan RKI di Posko RKI, Pandeglang, Banten.

Rijal bersama rombongan sebanyak 30 orang dari Jakarta membawa bantuan berupa sembako dan pakaian serta kebutuhan balita untuk para korban Tsunami Selat Sunda. “In wujud keprihatinan kami sebagai bagian dari anak bangsa. Kemarin Gubernur DKI Pak Anies Baswedan sudah mengimbau warganya untuk menggelar acara malam tahun baru dengan sederhana sebagai bentuk keprihatinan terhadap musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Banten dan Lampung. Karena itu, kami memilih membawa bantuan untuk saudara-saudara kita di Banten ini. Semoga, bantuan ini bermanfaat,” jelas Rijal.

Setibanya di Posko Relawan RKI, Rijal dan rombongan langsung membaur dengan para relawan turun langsung membagi-bagikan bantuan kepada para korban. “Bagaimana mungkin, saya menikmati indahnya kembang api Ibu Kota Jakarta, sementara saudara-saudara kita disini masih tinggal ditempat-tempat pengungsian” ungkap Rijal terharu menyaksikan kondisi para korban.

Rijal yang dikenal sebagai aktivis 212 sempat dipenjara lantaran aktivitasnya tersebut sebenarnya sudah mendapatkan banyak undangan untuk hadir dalam acara perayaan pergantian tahun, tetapi dirinya  lebih memilih berada  ditengah-tengah para korban untuk berdoa bersama memohon kepada Allah semoga  kehidupan mereka jadi lebih baik di tahun 2019 nanti.

“Ketika saya ditangkap dan dipenjara saat Aksi 212, didalam penjara saya berikrar untuk mengabdikan diri saya pada penegakkan kebenaran, keadilan dan kemanusiaan demi terwujudnya cita-cita pendiri republik ini. Yaitu, masyarakat Indonesia yang berbeda-beda suku dan agama tetapi hidup rukun, damai dan sejahtera, itulah yang kita sebut masyarakat Pancasilai. Semoga apa yang kami lakukan saat ini bermanfaat khususnya bagi para korbans” pungkas Rijal. (rid)

1,201 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!