Ming. Mar 24th, 2019

Sekjen PASS LANTANG : Caleg PBB Tak Ikut Ijtima Ulama Itu ‘Penumpang Haram’

Nasionalpos.com, Jakarta – Sekretaris Jendral PASS LANTANG (Prabowo – Sandi Bulan Bintang), Ali Wardi menyatakan bersyukur atas sikap Partai Bulan Bintang sudah menyatakan dukungannya kepada capres/cawapres nomor urut 02, Prabowo – Sandi. Hal itu ditandai dengan putusan Majelis Syura PBB yang mendukung capres/cawapres sesuai hasil Ijtima Ulama yang akan disosialisasikan kepada seluruh kader, caleg dan pengurus PBB saat Rakornas PBB pada 27 Januari 2019 nanti.

Karena itu, lanjut Ali, seluruh kader, caleg dan pengurus hendaknya mengikuti putusan Majelis Syura tersebut. “Putusan Majelis Syura PBB sudah jelas dukung Prabowo – Sandi, karena selayaknya seluruh kader, caleg maupun pengurus PBB mengikutinya. Jika caleg tidak ikut, ya itu namanya ‘penumpang haram’ dong,” cetus Ali kepada Nasionalpos.com di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Menurutnya, sikap PBB yang ikut Ijtima Ulama terkait Pilpres tak diragukan lagi. Mengingat, PBB sebagai partai berideologi Islam dan selalu terdepan dalam membela kepentingan rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kalau PBB tidak ikut Ijtima Ulama itu baru aneh. Karena, PBB inikan partai Islam dengan slogan Bela Islam, Bela Rakyat, Bela NKRI. Jadi, memang paslah kalau dukung Ijtima Ulama,” kata Ali.

Menurut Ali, slogan PBB pada Pemilu 2019 ini sudah sesuai dengan hasil Ijtima Ulama, yakni capres/cawapres harus memiliki keberpihakan pada pribumi dan umat Islam.Selain itu, capres/cawapres yang didukung juga harus mampu menjaga kedaulatan negara.

“Nah dalam pandangan saya semua itu mencakup kemampuan capres/cawapres melindungi segenap bangsa dari intervensi dan kendali pihak asing serta bebas dari faham komunisme, liberalisme, sosialisme, kapitalisme dan aliran sesat.Dan, yang perlu dicatat, Hasil Ijtima Ulama juga menekankan bahwa capres/cawapres yang didukung wajib berpihak dan membela kepentingan kaum muslimin. Jadi, PBB tentu tidak ingin melawan arus besar Umat Islam dengan mendukung capres/cawapres selain Prabowo – Sandi,” pungkas Ali yang juga kader PBB ini.

Sebelumnya diberitakan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang memutuskan akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada 27 Januari 2019 nanti. Salah satu agenda utama yang akan dilaksanakan pada Rakornas tersebut adalah sosialisasi keputusan Majelis Syura PBB tentang dukungan PBB ke paslon capres/cawapres sesuai hasil Ijtima Ulama.

Keputusan DPP PBB untuk mensosialisasikan keputusan Majelis Syura itu diambil dalam rapat harian DPP PBB pada Jumat (4/1/2019) malam di Kantor DPP PBB di Kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

“Iya, tadi kami baru saja rapat terkait rencana Rakornas pada 27 Januari 2019 nanti. Hasinya, kami bersepakat untuk melaksanakan tiga agenda, dimana salah satunya adalah sosialisasi keputsan Majelis Syura tentang arah dukungan PBB pada Pilpres 2019 ini,” ungkap Wasekjen PBB, Yunasdi usai rapat harian.

Pimpinan rapat tersebut, dua orang Waketum PBB Edy Wahyudin dan Syarifin Maloko serta Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noer. “Harusnya Ketum kami Pak Yusril yang pimpin rapat harian tadi. Tapi, berhubung beliau ada kesibukan di luar negeri, maka diwakilkan kepada pengurus lainnya,” jelas Yunas.

Adapun tiga agenda Rakornas nanti, lanjut Yunasdi adalah membahas strategis pemenangan PBB dalam Pileg 2019, mendengarkan aspirasi daerah/wilayah tentang Pilpres 2019 serta mensosialisasikan keputunsan Majelis Syura terkait dukungan PBB ke paslon capres/cawapres sesuai putusan Ijtima Ulama. (dit)

876 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share this product!